Nongkrong di kafe, menunggu pesawat di bandara, atau mengerjakan tugas di kampus. Wi-Fi gratis sangat membantu menghemat kuota. Sayangnya, jaringan terbuka juga disukai pelaku kejahatan siber karena banyak orang terhubung tanpa perlindungan apa pun.
Risiko memakai Wi-Fi publik
- Penyadapan data. Pada jaringan tanpa enkripsi, lalu lintas data bisa diintip pengguna lain di jaringan yang sama.
- Hotspot palsu. Pelaku membuat jaringan bernama mirip, misalnya "Kafe_Free_WiFi", untuk menjebak pengguna.
- Halaman login tiruan. Portal Wi-Fi palsu meminta login dengan akun media sosial atau email.
- Penyebaran malware ke perangkat yang berbagi folder atau fitur tanpa pengaman.
7 cara aman memakai Wi-Fi publik
- Pastikan nama jaringan resmi. Tanyakan langsung ke kasir atau petugas.
- Gunakan data seluler untuk hal penting bila sinyalnya ada.
- Hindari transaksi keuangan saat tersambung ke Wi-Fi publik.
- Matikan berbagi file dan AirDrop/Nearby Share saat di tempat umum.
- Matikan sambung otomatis ke Wi-Fi terbuka di pengaturan HP.
- Lupakan jaringan setelah selesai agar HP tidak tersambung lagi tanpa sadar.
- Gunakan hotspot HP sendiri untuk urusan penting bila kuota memadai.
Apakah HTTPS saja sudah cukup?
HTTPS mengenkripsi koneksi ke situs tertentu dan memang sangat membantu. Namun, HTTPS tidak menyembunyikan situs apa saja yang kamu kunjungi, dan tidak melindungi dari hotspot palsu yang mengarahkan ke halaman tiruan.
Kaspersky Plus: perlindungan tambahan di Wi-Fi publik
- Anti-phishing memblokir portal login dan situs palsu.
- Firewall dan anti-retas mencegah akses tidak sah ke perangkatmu.
- Perlindungan pembayaran untuk transaksi yang lebih aman.
Satu langganan untuk HP, tablet, dan laptop.
Lebih aman di Wi-Fi publik dengan Kaspersky Plus → lihat paketnya
Isi pulsa Telkomsel, langsung lewat QRISPulsa masuk otomatis, tanpa aplikasi tambahan. Cek juga antivirus Kaspersky untuk melindungi HP-mu.
Isi pulsaLihat produk
Isi pulsaLihat produk


