Anak-anak sekarang mengenal HP sejak dini, untuk belajar, bermain, dan berkomunikasi. Tanpa pengawasan, mereka bisa terpapar konten tidak pantas, orang asing, game dengan pembelian dalam aplikasi, atau penipuan. Kontrol orang tua bukan soal mengekang, melainkan pagar pengaman selama anak belajar memakai internet.
Risiko yang perlu diwaspadai
- Konten kekerasan, pornografi, atau judi online.
- Orang asing yang mendekati anak lewat game atau media sosial.
- Perundungan siber dari teman sebaya.
- Pembelian dalam aplikasi tanpa izin.
- Waktu layar berlebihan yang mengganggu tidur dan belajar.
- Tautan penipuan berkedok hadiah game.
Fitur kontrol orang tua bawaan HP
Android — Google Family Link: pasang Family Link di HP orang tua, tautkan akun Google anak, lalu atur batas waktu layar, persetujuan unduhan aplikasi, dan filter konten.
iPhone — Durasi Layar (Screen Time): buka Pengaturan → Durasi Layar → atur sebagai perangkat anak, lalu aktifkan Batasan Konten & Privasi serta "Minta untuk Beli" lewat Keluarga Berbagi.
YouTube dan game: gunakan YouTube Kids untuk anak kecil, dan aktifkan pembatasan usia di akun game atau toko aplikasi.
Tips membangun kebiasaan digital sehat
- Buat aturan bersama, misalnya tidak ada HP saat makan dan satu jam sebelum tidur.
- Taruh perangkat di ruang keluarga untuk anak yang lebih kecil.
- Ajarkan aturan dasar: jangan bagikan alamat, sekolah, atau foto pribadi ke orang asing.
- Ajak anak bercerita jika melihat hal yang membuatnya tidak nyaman, tanpa takut dimarahi.
- Sesuaikan aturan dengan usia dan longgarkan bertahap seiring anak makin bertanggung jawab.
- Beri contoh. Anak meniru kebiasaan orang tuanya.
Perlindungan lengkap untuk keluarga dengan Kaspersky
Fitur bawaan HP cukup untuk dasar, tetapi tidak menyaring situs penipuan atau malware. Kombinasi berikut membantu:
- Kaspersky Plus melindungi HP, tablet, dan laptop keluarga dari virus, phishing, dan situs berbahaya, ditambah pengelola kata sandi.
Lindungi keluarga dengan Kaspersky Plus → lihat paketnya
Isi pulsaLihat produk


