Artikel / Penipuan

Cara Mengenali Situs Web Penipuan Sebelum Kamu Transfer

Penipuan · 19 Oktober 2026 · 3 menit baca · Tim OneKuota
Gambar unggulan artikel: Cara Mengenali Situs Web Penipuan Sebelum Kamu Transfer

Harga HP terbaru setengah harga, tiket konser yang sudah habis tiba-tiba tersedia, atau investasi untung 10% per minggu. Situs seperti ini sering muncul lewat iklan media sosial atau tautan di grup chat. Tampilannya profesional, tapi tujuannya satu: mengambil uang atau datamu.

Jenis situs penipuan yang sering ditemui

  • Toko online palsu yang menjual barang murah tapi barangnya tidak pernah dikirim.
  • Situs investasi atau kripto bodong yang menjanjikan untung pasti.
  • Halaman promo atau undian palsu yang meminta data pribadi untuk "klaim hadiah".
  • Situs tiruan resmi dari bank, marketplace, atau layanan pengiriman.
  • Situs unduhan berbahaya yang menawarkan aplikasi atau game gratis berisi malware.

8 tanda situs web penipuan

  1. Harga tidak masuk akal, jauh di bawah harga pasar.
  2. Alamat domain aneh, misalnya nama merek ditambah kata "promo" atau berakhiran domain yang tidak lazim.
  3. Baru dibuat: situs dengan umur domain beberapa minggu patut dicurigai.
  4. Pembayaran hanya transfer ke rekening pribadi, tanpa opsi rekber atau metode resmi.
  5. Tidak ada alamat dan kontak jelas, hanya nomor WhatsApp.
  6. Ulasan terlalu sempurna atau tidak bisa ditemukan di tempat lain.
  7. Desain dan bahasa berantakan, banyak salah ketik.
  8. Desakan waktu: hitung mundur promo yang selalu reset setiap kali dibuka.

Cara mengecek situs sebelum bertransaksi

  • Cari nama toko atau situs ditambah kata "penipuan" atau "review".
  • Periksa nomor rekening penjual di layanan cek rekening yang tersedia.
  • Utamakan belanja lewat aplikasi resmi marketplace, bukan tautan dari iklan.
  • Pastikan alamat situs sama persis dengan situs resmi sebelum login atau membayar.
  • Gunakan metode pembayaran yang punya perlindungan pembeli.

Kalau terlanjur tertipu

  1. Segera hubungi bank untuk meminta pemblokiran atau penelusuran transaksi.
  2. Simpan bukti: tangkapan layar situs, chat, dan bukti transfer.
  3. Ganti kata sandi akun yang sempat kamu masukkan di situs itu.
  4. Laporkan ke pihak berwajib dan kanal pengaduan resmi.
  5. Pindai HP dengan antivirus jika sempat mengunduh sesuatu.

Belanja online lebih tenang dengan Kaspersky Standard

Sebagian besar belanja kini dilakukan dari HP, dan di layar kecil tanda-tanda penipuan makin mudah terlewat. Kaspersky Standard membantu:

  • Anti-phishing dan perlindungan browsing memperingatkan atau memblokir situs palsu dan berbahaya sebelum halaman terbuka.
  • Perlindungan pembayaran online menjaga transaksi dan aplikasi perbankanmu.
  • Antivirus real-time memblokir file dan aplikasi berbahaya dari situs unduhan palsu.

Tersedia untuk Android dan iOS, dan bisa juga melindungi laptop Windows atau Mac. Butuh perlindungan lebih lengkap dengan pengelola kata sandi dan pemeriksa kebocoran data? Pilih Kaspersky Plus.

Mulai belanja aman dengan Kaspersky Standard → lihat paketnya

#situs-penipuan#toko-online-palsu#cek-situs-aman#belanja-online-aman#antivirus-hp
Isi pulsa Telkomsel, langsung lewat QRISPulsa masuk otomatis, tanpa aplikasi tambahan. Cek juga antivirus Kaspersky untuk melindungi HP-mu.
Isi pulsaLihat produk

Baca juga

Gambar unggulan artikel: SMS Spam dan Penipuan di HP: Ciri, Bahaya, dan Cara Menghentikannya
PenipuanSMS Spam dan Penipuan di HP: Ciri, Bahaya, dan Cara Menghentikannya

21 Oktober 2026 · 1 menit

Gambar unggulan artikel: Cara Menghentikan Panggilan Spam dan Penipuan Lewat Telepon
PenipuanCara Menghentikan Panggilan Spam dan Penipuan Lewat Telepon

17 Oktober 2026 · 1 menit

Gambar unggulan artikel: Penipuan Berbasis AI: Deepfake, Suara Tiruan, dan Cara Tetap Aman
PenipuanPenipuan Berbasis AI: Deepfake, Suara Tiruan, dan Cara Tetap Aman

16 Oktober 2026 · 1 menit